Business & Economy

Menyusun Strategi Perusahaan (EFAS dan IFAS)

Langkah berikutnya dalam menyusun strategi bagi perusahaan adalah EFAS dan IFAS. EFAS adalah External Factors Analysis Summary, yaitu kesimpulan analisis dari berbagai faktor eksternal yang mempengaruhi keberlangsungan perusahaan. IFAS adalah Internal Factors Analysis Summary, yaitu kesimpulan analisis dari berbagai faktor internal yang mempengaruhi keberlangsungan perusahaan.

EFAS

Terdapat berbagai cara untuk mengidentifikasi EFAS. Pada artikel kali ini, saya menggunakan sebuah perangkat analisis EFAS yang lazim digunakan perusahaan bernama PESTEL/PESTLE. PESTEL merupakan perangkat analisis dengan ruang lingkup Political, Economic, Social, Technological, Enviromental, dan Legal. Berbagai kebijakan, baik dari pemerintah, asosiasi industri, market leader, masyarakat, atau pihak lain yang terkait dengan keberjalanan perusahaan diuraikan dan diformulasikan ke dalam hasil analisis PESTEL. Gambar di bawah merupakan contoh penerapan dari analisis PESTEL.

PESTLEHasil keluaran dari analisis EFAS dapat digunakan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi bisnis. Dalam analisis SWOT, EFAS yang berdampak positif terhadap bisnis dapat digolongkan sebagai opportunities dan EFAS yang berdampak negatif dapat digolongkan sebagai threats.

IFAS

Identifikasi IFAS dilakukan dengan melihat kondisi internal perusahaan. Identifikasi IFAS dapat dilakukan dengan melakukan analisis terhadap organisasi dengan perangkat bernama Organizational Capability Profile (OCP). Terdapat lima variabel yang dianalisis pada OCP yaitu:

  • Financial Capability Profile
  • Marketing Capability Profile
  • Operations Capability Factors
  • Personnel Capability Factors
  • General Management Capability

OCP

Penggunaan EFAS dan IFAS

Perumusan EFAS dan IFAS berperan penting dalam penentuan komponen-komponen yang menyusun analisis SWOT. EFAS akan menyusun komponen opportunities dan threats, kemudian IFAS akan menyusun komponen sthrengts dan weaknesses. Analisis SWOT yang telah lengkap akan membantu perumusan strategi yang tepat bagi perusahaan.

Kenapa harus EFAS dan IFAS? Terdapat miskonsepsi terhadap penerapan analisis SWOT di organisasi. Banyak yang menganggap bahwa analisis SWOT merupakan analisis untuk memetakan kemampuan organisasi berdasarkan kelebihan, kekurangan, peluang, dan ancaman yang dihadapi organisasi. Pengertian ini tidak sepenuhnya salah. Analisis SWOT merupakan analisis yang diterapkan pertama kali oleh Albert Humphrey (menurut wikipedia). Analisis ini dikembangkan agar organisasi dapat mengembangkan langkah yang tepat untuk menuju tujuan.

Analisis SWOT yang dangkal dan tidak tepat akan menjerumuskan organisasi ke dalam penerapan langkah yang dangkal dan tidak tepat pula. Jika berhasil pun berarti terdapat kondisi eksternal atau internal yang secara acak mendorong organisasi kepada keberhasilan. Kejadian tersebut kecil kemungkinan terjadi berulang kali. Oleh karena itu dibutuhkan analisis SWOT yang tepat dan akurat. Perangkat analisis EFAS dan IFAS dapat mendorong organisasi untuk menganalisis faktor eksternal dan internal organisasi dengan lebih dalam dan akurat.

Selain itu, terdapat beberapa keraguan yang muncul disebabkan pemahaman yang dangkal terhadap analisis SWOT. Terdapat dua model pemahaman terhadap faktor opportunities dan threats yang kebanyakan berkembang di organisasi yaitu:

  1. Faktor tersebut merupakan faktor yang tidak diupayakan organisasi.
  2. Faktor tersebut merupakan faktor yang mempengaruhi organisasi di masa depan.

Berdasarkan pemahaman pada analisis PESTEL, kedua pemahaman tersebut dapat dinyatakan salah karena PESTEL sama sekali tidak terkait dengan kedua pemahaman tersebut. Menganalisis faktor eksternal perusahaan menggunakan PESTEL akan memudahkan untuk mengkategorisasi berbagai faktor yang digolongkan sebagai faktor eksternal.

Sekian penjelasan saya mengenai EFAS dan IFAS untuk merumuskan strategi perusahaan. Berikutnya saya akan menjelaskan tentang formulasi analisis SWOT menggunakan EFAS dan IFAS yang lebih tepat dan akurat dalam merumuskan strategi perusahaan.

 

 

Farid Aulia Tanjung

Entrepreneur, programmer, pengajar, peneliti, pemusik, mahasiswa, dan pencinta seni. Menyukai angka, sesuatu yang abstrak sekaligus kongkrit, dan bermain sepakbola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *